
Pengalaman luar biasa bagi para pecinta fotografi di Yogyakarta, karena pada tanggal 23-27 Maret 2015, ISI Yogyakarta menjadi tuan rumah untuk roadshow pameran foto Roy Genggam yang bertajuk ‘Memotret Pemotret’. Kiprah Roy Genggam dalam dunia fotografi sudah tidak diragukan lagi, kali ini ia membuat sebuah personal project dengan memotret beberapa fotografer kenamaan di Indonesia. ‘Fotografer Maestro’ begitu Mas Roy menyebut ke 23 potret fotografer yang dia pamerkan. Bukan sekedar asal pilih, pemilik nama asli Roy Gajah Seto Genggam Nugroho ini memiliki 4 kriteria dalam memilih fotografer maestro pilihannya yakni, sudah berkecimpung di dunia foto lebih dari dua dekade, masih aktif hingga saat ini, mengalami era analog hingga digital dan sering berbagi ilmu fotografi yang dimiliki.

Sebuah kebanggan bagi mahasiswa Fotografi ISI YK karena dua diantara fotografer maestro tersebut adalah dosen yang biasa ditemui di kampus. Ya, potret pak Risman Marah dan Pak Johnny Hendarta hadir dalam pameran tersebut. Mas Roy bercerita ia berusaha menunjukkan ciri khas dari setiap fotografer yang ada dalam projek ini. Risman Marah misalnya, di kota lain saat orang mendengar nama Risman Marah pasti akan langsung teringat dengan Yogyakarta, Risman Marah dan Yogyakarta. Maka dari itu potret Pak Risman ia buat di depan tugu Yogyakarta tetap dengan untaian background putih yang menjadi benang merah dalam projek ini. Tak berbeda jauh, Pak Johnny di potret di dalam studionya langsung yaitu CPC Stuido yang merupakan salah satu studio terbesar di Yogyakarta.
Mas Roy mengaku senang dapat menyelenggarakan pameran ini di sebuah kampus ISI YK, karena menurutnya, generasi kedepan dalam dunia fotografi membutuhkan role-model yang benar dalam pencapaiannya menjadi seorang fotografer. Roy menjamin fotografer maestro pilihannya adalah pilihan terbaik yang patut dijadikan panutan dalam dunia fotografi.
Oleh Kurnia Yaumil Fajar