Tanggal 27 maret 2015 kampus ISI Yogyakarta menjadi salah satu kampus yang ikut berpartisipasi Swaragama Broadcaster Competition yang di adakan oleh STC. Kompetisi penyiar terbuka untuk para mahasiswa ini berlangsung selama 5 hari (23 – 27 maret 2015) di 8 kampus di Yogyakarta dan ISI Yogyakarta adalah salah satunya. Final dari kompetisi ini di selenggarakan pada tanggal 28 maret 2015. ditemani oleh salah satu penyiar terkenal Swaragama asal Semarang , Fian Ardity atau akrab disapa Adit , acara ini telah sukses mengundang beberapa partisipan untuk ikut serta dalam kompetisi yang telah di selenggarakan. Pria kelahiran Semarang 18 Oktober 1991 ini tak sungkan membagikan pengalaman serta ilmunya dalam dunia penyiaran yang telah ia geluti. Benar saja, sudah 2 tahun menjadi penyiar , Adit terlihat begitu enjoy membawakan acara ini. Sesekali ia membuka sesi tanya jawab sehingga interaksi antara ia dan penonton tetap ada. Kalau ditanya kenapa ia ingin jadi penyiar, pasti jawabnya “Karena menurut aku jadi penyiar itu tidak ribet dan menyenangkan”.
Adit menambahkan tips-tips menjadi penyiar yang baik, diantaranya seorang penyiar harus bisa membawa bahan berita dengan asik dan menyenangkan, ice breaking sangat diperlukan di dalam sela-sela membawakan berita. “Tujuannya ya biar ga tegang-tegang banget, sebisa mungkin suasana harus cair. Karna radio itu antar personal” ucap adit. Pembuka, isi dan penutup dalam membawakan berita pun ada tekniknya. Misalnya, dalam pembuka sebisa mungkin penyiar menarik perhatian para pendengar, jangan terburu-buru untuk masuk ke isi, ada baiknya di selingi basa-basi barulah perlahan masuk ke isi berita. Isi berita pun tak sembarangan, alangkah lebih baik bila “memperkecil suatu pembasahan menjadi 1 pembahasan” dalam artian isi berita harus lebih spesifik tapi tetap sederhana, dan masih banyak lagi tips-tips yang di bagikan oleh Adit.
Dalam Swaragama Broadcaster Competition telah terpilih 2 peserta terbaik yang akan mengikuti Grand Final. Peserta yang terpilih di antaranya M Afif Abdulhady dan Irvan Ramdhanie. Wah selamat ya !
Oleh Anastasya